Jadi Blogger Roda Dua Tidak Harus Sepintar Mekanik Bengkel

Well artikel ini EYD tulis mengambil dari pengalaman beberapa kali ditanya tentang keluhan mesin motor dari pengunjung blog ke redaksi.

Ya udah berbekal kemampuan teori mesin dan analisa umum kerusakan mesin EYD coba membantu memberikan masukan apa yang perlu diperiksa dan jika perlu spare part mana yang perlu diganti.

EYD memang tertarik dengan dunia permesinan sejak kelas 3 SMP. Namun pengetahuan permesinan hanya didukung dari buku-buku mesin, majalah otomotif dan buku STM milik abang yang kebetulan bersekolah di STM jurusan Otomotif. Keinginan EYD untuk masuk ke jurusan Otomotif saat masuk STM kandas ditolak ortu karena alasan abang nomer satu sudah mengambil Otomotif juga. Akhirnya EYD bersekolah mengambil jurusan Elektronika Komunikasi. Alhasil ilmu yang didapat tentang mesin sejauh ini masih sebatas teori. Namun karena getol membaca EYD tau betul ilmu seputar prinsip kerja dan komponen-komponen mesin yang saling berhubungan mulai dari cara kerja sistem pengabutan bahan bakar di karburator, langkah kerja mesin 2 tak dan 4 tak, sistem pengapian dari koil hingga ke busi, sistem kopling manual dan sentrifugal hingga cara kerja sistem transmisi hingga tersalurkan ke roda belakang.

Balik lagi hubungannya dengan ngeblog tentang roda dua. Bagi EYD kegiatan menulis artikel tentang roda yang dilakukan secara rutin dan konsisten sangat berguna untuk mempertajam wawasan otomotif khususnya yang berhubungan dengan teknik mesin dan update teknologi mesin-mesin terbaru yang disematkan di motor-motor terkini.

Dengan wawasan yang mumpuni tentang segala hal tetek bengek di sepeda motor minimal ini sangat membantu dikala mas bro mengalami sendiri pengalaman sepeda motornya rewel bermasalah. Dengan bekal pengetahuan yang ada walau sebatas teori maka mas bro akan punya analisa sendiri tentang kerusakan dan komponen mana yang  kudu diganti. Manfaat lain minimal kita tidak gampang dibohongi oknum mekanik bengkel yang sengaja melist daftar spare part yang harus diganti padahal masih layak pakai. Dan wawasan otomotif yang kita punya juga bisa mencegah tunggangan kita mengalami mal
praktek / mal service dari mekanik baru yang masih minim pengetahuannya menservice sepeda motor.

Demikian ulasan singkat ini, silahkan dikomentari dan semoga berguna.

Nb: foto dari blog Bang Bennythegreat

This entry was posted in Dunia Motor and tagged . Bookmark the permalink.

0 Responses to Jadi Blogger Roda Dua Tidak Harus Sepintar Mekanik Bengkel

  1. Pintar itu tidak wajib, yang penting tulisannya bisa dipertanggung-jawabkan :)

  2. warung DOHC says:

    setuju mas :)

    #namun apa jadinya kalo yang nulis expert & praktisi? :mrgreen:

  3. tachometer says:

    ane nyimak gan :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *