Mengenal Kelas-kelas Sertifikat SSL untuk Website

Artikel ini EYD tulis karena masih banyaknya pertanyaan dari klien-klien hosting tempat EYD bekerja tentang perbedaan kelas-kelas SSL yang ditawarkan oleh Masterweb.

Sertifikat SSL dibutuhkan bagi klien yang ingin memasang situs https:// dimana transmisi data user ke webserver terenkripsi dan disertifikasi oleh badan SSL authority sehingga terpercaya. Contoh-contoh aplikasi web yang umum menggunakan sertifikat SSL seperti situs E-Commerce, Internet Banking, aplikasi intranet perusahaan, dsb.

Secara umum kelas-kelas sertifikat SSL yang disediakan oleh provider hosting adalah sebagai berikut.

Jenis/Kelas Keterangan
SSL Starter (QuickSSL)

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL yang standar untuk mengenkripsi situs, paling cepat dan mudah prosesnya karena tidak membutuhkan otentikasi tambahan, kompatibel di banyak browser.

SSL A (Quick SSL Premium/Blue bar SSL)

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL ini tingkat trust-nya di atas SSL Starter, prosesnya membutuhkan validasi domain melalui verifikasi email domain. Klien akan menerima seal “Secured By GeoTrust”, kompatibel 99% di semua browser.

SSL A + wildcard

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL A yang mendukung wildcard, digunakan untuk validasi semua subdomain dari domain utama.

SSL B (True BusinessID/Blue bar SSL)

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL untuk validasi domain perusahaan/organisasi, prosesnya membutuhkan verifikasi dokumen-dokumen rekening telpon 3 bulan terakhir, ktp penanggung jawab/owner, SIUP dan dokumen tambahan yang diperlukan jika diminta. Klien akan menerima seal “Verified By GeoTrust”

SSL B + wildcard

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL B yang mendukung wildcard, digunakan untuk validasi semua subdomain dari domain utama.

SSL C (Extended Validation/Green bar)

SSL Certificate with true 128bit – 256bit encryption.
sertifikat SSL yang memiliki level trust tertinggi, diwakili dengan green bar pada browser, kelengkapan dokumen sama dengan SSL B. Klien akan menerima seal “Verified By GeoTrust”.

Masih bingung? Okelah EYD coba jabarkan sedikit-sedikit agar lebih jelas :)

  • SSL Starter, dianggap SSL yang paling generik, tingkat trustnya general diterima oleh kebanyakan browser dan murah, contoh yang paling banyak biasanya menggunakan AlphaSSL.
  • SSL A, SSL ini tingkat kepercayaannya (trust) di atas SSL Starter, sudah diterima di semua browser dan perangkat mobile, contoh yang paling banyak menggunakan GeoTrust
  • SSL A + Wildcard Domain, SSL A yang tingkat trustnya bisa diaplikasikan ke unlimited subdomain.
  • SSL B, SSL yang tingkat trustnya di atas level SSL A, dikhususkan untuk mensertifikasi domain-domain company, membutuhkan dokumen pendukung untuk membelinya (organization vetting), tingkat trus diwakili dengan addres bar berwarna biru.
  • SSL B + Wildcard Domain, SSL B yang dapat diaplikasikan ke unlimited subdomain.
  • SSL C, SSL yang memiliki level trust tertinggi, diwakili dengan green address bar (green bar), membutuhkan dokumen company untuk membelinya, berlaku hanya per site, tidak unlimited subdomain.

Demikian penjelasan singkat dari EYD, semoga berguna dan bisa memilih sertifikat SSL mana yang tepat untuk kebutuhan aplikasi web secure anda.

This entry was posted in Hosting Stuff, Internet, Internet Networking and tagged , . Bookmark the permalink.

0 Responses to Mengenal Kelas-kelas Sertifikat SSL untuk Website

  1. Pingback: Secure Socket Layer (SSL) « M.@.C

  2. Mau Tannya, apakah jika kita ingin beli SSL Starter diharuskan punya Dedicated IP….?

    • EYD says:

      betul, SSL itu terpasang pada IP unik yang tidak campur dengan domain-domain lain (juga SSL lain). Jika di server hosting untuk sewa dedicated ip biayanya masih terjangkau, mis. 75rb per bulan

  3. dho. says:

    maaf mau nanya, klo di tmpt EYD server hosting paket apa yg bisa sewa dedicated ip dengan biaya disebutkan diatas.
    ini maksudnya one domain one ip publik bukan, jdi tidak bercampur dengan domain tetangga. tq.

    • EYD says:

      Dedicated IP pada dasarnya bisa digunakan untuk itu (one domain one ip) namun di kebijakan layanan hosting MWN, dedicated ip hanya diperuntukan untuk kebutuhan pemasangan sertifikat SSL saja.

  4. Pingback: Mengenal Kelas-kelas Sertifikat SSL untuk Website « :. Bambang Suhartono' Blog .:

  5. Pingback: Mengenal Kelas-kelas Sertifikat SSL untuk Website | Blog Pandu Cipta Solusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *