Minim Spare Part, BAI seperti sedang Mengheningkan Cipta

Mungkin sudah sama-sama tahu mas bro sekali tentang pemberitaan di media-media terkait betapa susahnya konsumen motor Bajaj mendapatkan spare part motornya dikala terjadi kerusakan. Parahnya adalah ketidakmampuan BAI menyediakan komponen fast moving yang sangat vital ketersediaannya bagi kelangsungan penggunaan sepeda motor oleh konsumen.

EYD mengira sejak pemberitaan-pemberitaan beberapa tahun lalu tentang buruknya layanan aftersales BAI, BAI sudah berbenah dan mau menunjukkan ikhtiarnya untuk memuaskan konsumennya dalam menjamin layanan purna jual kepada konsumen. Tetapi perkiraan EYD ternyata salah, hingga kini masih terdengar cerita keluhan konsumen Bajaj karena kesulitan mendapatkan spare part.

Yang masih hangat di minggu-minggu ini adalah dia bro Haryo Widodo yang dalam blognya menulis keluhan pasca Ia mengalami kecelakaan yang mengharuskan penggantian beberapa part di motornya. Keluhan ini menarik untuk diangkat oleh TMCBlog dalam satu artikel khusus.

Di era marketing 2.0 seperti saat ini dikala media social baik media maupun blogger sudah tampak diperhitungkan. Para ATPM sedikit banyaknya mulai sering berkunjung ke suatu blog untuk melihat respon publik terhadap produknya entah itu testimoni review dari blogger, keluhan blogger dan lain-lainnya. Nah yang EYD maksud dengan “BAI seperti sedang Mengheningkan Cipta” tak lain tak bukan adalah aksi diamnya ATPM ini dan seolah cuek, diam membisu tak bereaksi dengan keluhan yang ada di permukaaan.

Berbeda dengan ATPM yang lebih mapan (tak usah disebut namanya), begitu konsumen komplain dan dituangkan ke salah satu blogger, tak butuh lama hal tersebut langsung mendapat respon dari pihak yang terkait dan alhamdulillah masalahnya terselesaikan. EYD hingga saat ini belum melihat perkembangan update dari 2 channel Blogger di atas sebagai indikasi respon dari BAI.

Nah dengan analisa awal ini EYD berpikir apakah Pulsar 200NS ini nanti akan mengalami hal yang sama dengan generasi Pulsar saat ini dalam hal masalah spare part? Cukup mengerikan bagi EYD.

Last, bagi BAI monggo artikel ini dan beberapa corong informasi yang ada terkait keluhan konsumennya segera ditanggapi, lebih cepat lebih baik karena dikhawatirkan masalah ini akan tertanam dalam mindset potential buyer lebih dalam. Silahkan dikomentari dan semoga berguna.

This entry was posted in atpm, Dunia Motor and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Minim Spare Part, BAI seperti sedang Mengheningkan Cipta

  1. fresh & fresh says:

    wah wah wah

  2. odell says:

    Beberapa waktu lalu sempat ditawari Pulsar 180 thn 2009. Setelah blogging sana-sini, ketemu info ternyata sparepart Pulsar susah didapat, dan untuk seri 180cc ini isunya bakal di-discontinue ya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *