Teknik Manuver dan Berkendara secara Elegan di Jalan Raya

Well, artikel ini EYD buat menanggapi pengalaman EYD berkendara sehari-hari sering diovertake oleh sepeda motor lain yang rata-rata dari golongan alayers juga mungkin dari mereka yang berangkat secara terburu-buru entah apa yang dikejar. Ada juga tipikal pengendara yang EYD perhatikan adalah tipe arogan, yang pantang berada di belakang EYD, maunya nyalip langsung ngacir di depan sambil main badan..oloh..oloh buat apa bro.

Kalau bisa berkendara secara elegan, kenapa mesti arogan di jalanan, mungkin kata bijak ini yang ingin EYD jabarkan dalam tulisan ini. Sharing pengalaman pribadi waktu dulu sering berkendara dengan kecepatan tinggi, asal berangkat kerja EYD melihat satu pengendara (sampai hafal plat nomernya) yang bawa motornya santai bener (tapi bukan lambat) di kecepatan 60-70kpj sementara EYD selalu berakselerasi di atas kecepatan 80kpj jika jalanan tampak kosong. Namun yang bikin EYD selalu bingung, lah ini kan motor tadi yang di belakang pelan, kok udah di depan EYD aja, kapan nyalipnya ya :D

Dari sinilah EYD pun berpikir dan mendapatkan pemahaman, bahwa berkendara di kemacetan Jakarta tidak perlu berakselerasi kencang, cukup santai di kecepatan normal 60-70kpj. Resepnya kalau ketemu kemacetan sudah siap-siap manuver mengisi celah-celah kendaraan lain secara mulus dan linier, jadi berkesan elegan tidak menggunakan manuver zigzag.

Singkatnya EYD ingin berikan point-point bagaimana teknik manuver dan overtaking yang dirasa elegan bagi pengendara lain yang melihat.

  1. Teknik overtaking kendaraan lain, kuncinya saat kita mendahului kendaraan lain di depan,  pastikan kendaraan dari arah berlawanan jangan sampai menginjak rem melihat kita yang sedang overtaking. Paham maksudnya? Dengan kata lain akselerasi kendaraan dari arah berlawanan tidak boleh berkurang disebabkan melihat kita mendahului kendaraan lain. Kalau sampai mengerem itu indikasi daerah bebas untuk overtaking terlalu sempit sehingga biasanya manuver kendaraan akan terlihat kasar oleh pengendara lain.
  2. Teknik manuver, kalau berkendara ingin cepat jangan ambil jalur kiri jalan yang akan banyak ketemu halangan-halangan, usahakan berada di sisi belakang kendaraan di depan dengan mengambil agak kanan (tengah jalan seperti gambar). Keuntungannya, view kita ke arah jalan yang berlawan arah lebih luas dan mudah untuk melihat kendaraan dari arah berlawanan sehingga memudahkan untuk menentukan kapan harus mendahului kendaraan lain.
  3. Jika ada kendaraan lain di belakang kita yang ingin overtaking sementara di depan kita masih ada kendaraan lain, jangan berubah haluan, tetap manuver lurus jangan ke kiri ataupun ke kanan memancing untuk bergerak cepat. EYD biasanya kasih kode tangan saja (melambai ala Lorenzo :D) kode yang seolah bilang kalau mau mendahului monggo mas ambil kiri saya :D
  4. Untuk manuver lebih stabil jika hanya ingin memperlambat laju kendaraan cukup menggunakan rem depan. Rem belakang hanya digunakan jika motor ingin benar-benar berhenti atau keadaan tertentu yang memang membutuhkan pengereman agak kuat. Cobalah dirasakan bedanya meliuk-liuk sambil menggunakan rem depan akan lebih enjoy dan ringan ketimbang kombinasi rem depan belakang.

Last artikel ini masih bersambung, sementara 4 point ini dulu yang ingin dishare. Silahkan dikomentari dan semoga bermanfaat.

This entry was posted in Safety Riding and tagged . Bookmark the permalink.

0 Responses to Teknik Manuver dan Berkendara secara Elegan di Jalan Raya

  1. alim says:

    ada satu lagi mas bro, jarak dengan kendaraan di depan haruslah aman, di katakan aman ialah jika kendaraan depan bermasalah hingga harus tiba2 berhenti atau ada lubang masih ada jarak untuk kita bisa bermanuver menghindar. kurang lebihnya mohon maaf..

    nitip lapak mas bro
    http://kisalim.blogspot.com/2012/07/sakit-lain-yang-di-derita-setelah.html

  2. prayogo says:

    Kadeng sebel juga cara orang overtaking. Yang paling sebel kalau yang overtaking cewek, pakai mio. Dalam hati, saya lawan tidak ya? tapi ah cewek, biarin aja. he he he

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *