Pak mau ke Wetan? Bareng yuk! Lah..

Pengalaman agak unik kemarin saat pulang menelusuri Jl. Raya Bogor, ditengah keramaian kendaraan yang lalu lalang, tiba-tiba EYD disahut oleh salah satu boncenger (wanita) yang nunggang Vixion dengan sedikit agak teriak. Pak..Pak mau ke Wetan? EYD agak kurang tanggap apa yang dimaksud boncenger tersebut jadi jalan terus (posisi motor sejajar). Lalu boncenger itu pun kembali menyahut EYD; Pak mau ke Jawa? Bareng yuk! Lah.. baru ngeh EYD maksud mbak-mbak ini, pengen ajak bareng mudik toh. Ck..ck..ck secara tanggap EYD langsung buka visor helm dan bilang agak keras; ooh..enggak mbak, saya gak mudik (sambil kasih tanda tangan kiri bahwa motor ini gak mo mudik) :D Yo wis setelah Vixion tersebut mengetahui terlihat laju kendaraannya agak melambat (mungkin cari temen jalan yang lain).

Well dari kejadian lucu dan unik ini, lah wong EYD pulang kerja bersama nyonya kok disangka mudik toh? Perasaan bawaan motor gak mencirikan kendaraan mudik..wakaka.. Mungkin karena perlengkapan EYD termasuk lengkap (pake boot, knee protector, dan box Givi) disangkanya mau mudik :D Atau jangan-jangan MX Strada punya aura touring sehingga siapapun di jalanan yang ketemu EYD disangkanya EYD mo touring. Padahal kesehariannya kalaupun EYD mau ke Kramat Jati sekedar belanja setelan ridingnya ya seperti ini tetap lengkap, jadi jangan salah sangka ya mbak :D

Last bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor EYD ingin berpesan bawalah peta sebagai pemandu jalan jika belum tahu persis jalur yang akan dilalui. Apa yang dilakukan mbak-mbak semalam sudah tepat mencari teman seperjalanan, memang akan lebih baik kalau mudik bersama 2-3 motor bareng, jadi kalau ada apa-apa bisa saling bantu. Hati-hati dan selamat riding para pemudik, jangan lupa 2 jam sekali istirahat barang 15 menit, cari tempat yang ramai misal SPBU untuk beristirahat.  Kalau mengantuk mending berhenti dan istirahat dulu, karena beda mengantuk di jalur yang sudah kita hafal dengan mengantuk di jalanan kota lain yang sama sekali belum kita kenal. Top speed tidak perlu kencang-kencang, cukup maintain kecepatan antara 70-80kpj saja. Semoga selamat sampai di kampung tujuan.

Monggo dikomentari semoga berguna.

Note: ternyata tak terasa tulisan ini adalah artikel ke-300 warung blog sejutaumat :)

This entry was posted in Dunia Motor and tagged , . Bookmark the permalink.

0 Responses to Pak mau ke Wetan? Bareng yuk! Lah..

  1. fresh and fresh says:

    keren pak EYD, semoga selamat sampai tujuan ya buat si mbak tadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *