Studi case: Driver Ethernet Atheros Gigabyte H77-DS3H di Debian Squeeze

Seperti biasa install Debian Squeeze standar umumnya masih menggunakan kernel 2.6.32.xx, seiring perkembangan perangkat hardware kadang ada beberapa perangkat yang tidak dikenali oleh kernel ini. Salah satunya dalam studi case EYD install server yang menggunakan Mainboard Gigabyte H77-DS3H.

Sewaktu install ternyata HDD tidak kedetect jika mode SATA dipilih ke IDE, coba set ke AHCI baru bisa terdeteksi dan dilanjutkan proses instalasinya. Di sesi pengenalan Lan Card ternyata Lan Card onboard tidak kedetek, yo wis lanjut saja bisa diakali kemudian.

Setelah instalasi selesai dan muncul prompt, berikut langkah-langkah untuk mengenali perangkat ethernet ini.

  • cek versi kernel dengan perintah uname -a

Linux server 2.6.32-5-686 #1 SMP Mon Jan 16 16:04:25 UTC 2012 i686 GNU/Linux

  • cek dengan perintah ‘lspci -knn’ untuk meng-grep model ethernet yang ada, hasil di layar tertampil

 

02:00.0 Ethernet controller [0200]: Atheros Communications Device [1969:1083] (rev c0)
Subsystem: Giga-byte Technology Device [1458:e000]
Kernel driver in use: atl1c

  • perhatikan ada data product id dan vendor id 1969:1083, lanjut dengan meload modul atl1c ke kernel aktif

# modprobe atl1c

# echo “1969 1083” > /sys/bus/pci/drivers/atl1c/new_id

  • dengan 2 perintah tersebut maka otomatis pada direktori /etc/udev/rules.d/ akan tercipta file device rules bernama 70-persistent-net.rules, bisa cat file tersebut untuk mengetahui nama interfaces apakah eth0 atau eth1.

 

SUBSYSTEM==”net”, ACTION==”add”, DRIVERS==”?*”, ATTR{address}==”90:2b:34:14:f3:96″, ATTR{dev_id}==”0x0″, ATTR{type}==”1″, KERNEL==”eth*”, NAME=”eth0″

  • sampai disini, LAN Card sebenarnya sudah terdetek, tinggal lanjut buat file konfigurasi interfaces di /etc/network/interfaces untuk menset IP.

 

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.55
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1
dns-nameservers 192.168.0.2 192.168.0.3
dns-search localdomain

  • setting juga file resolver di /etc/resolv.conf

search sejutaumat.com

nameserver 192.168.0.2
nameserver 192.168.0.3

  • setelah itu interfaces bisa dinyalakan

# ifup eth0

  • lanjut restart service ethernet

# /etc/init.d/networking restart

  • sampai disini LAN juga berjalan normal, namun agar konfigurasi ini otomatis dijalankan saat proses booting, tambahkan 3 baris perintah tadi ke /etc/rc.local

#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will “exit 0” on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
modprobe atl1c
echo “1969 1083” > /sys/bus/pci/drivers/atl1c/new_id
ifup eth0
exit 0

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

This entry was posted in Internet Networking, Linux and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Studi case: Driver Ethernet Atheros Gigabyte H77-DS3H di Debian Squeeze

  1. basuki rahmat says:

    joss tengkyu udah di coba, nice info ilmunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *