Pesona Wisata Touring Kota Padang begitu indah, Galeri Foto

Rumah Gadang

Rumah Gadang

Salam sejutaumat, mas bro sekalian membuka awal tahun 2015 ini EYD menyajikan artikel destination touring kota Padang yang kebetulan EYD lakoni bersama tim Road Warriors Nopember lalu yang memberikan kesan dan kenangan yang pastinya gak akan terlupakan. Bagi biker pecinta touring, Sumatera Barat selalu menjadi tujuan wisata touring yang diidam-idamkan, dan benar saja Sumatera Barat memang menyajikan keindahan alamnya yang eksotis.

Mulai dari motor kecil hingga deretan komunitas Moge selalu Padang menjadi salah satu destination touring yang menarik sekaligus menantang untuk dicoba. Hal ini juga EYD rasakan dulu saat pertama kali touring ke Medan 2003, selalu penasaran akan gimana itu daerah Padang. Makanya saat itu EYD putuskan mengambil jalur lintas tengah ketimbang timur dengan maksud bisa melewati dataran tinggi Padang.

Ngarai Sianok

Ngarai Sianok

Di Padang terdapat beberapa tempat menarik untuk dikunjungi, beberapa diantaranya adalah Danau Singkarak, Danau Maninjau, Ngarai Sianok, Lembah Anai, SawahLunto, Jam Gadang Bukit tinggi sebagai icon kota Padang, Padang Panjang yang dikenal sebagai kota serambi Mekah, Sungaidareh, Solok dan Bonjol kota Khatulistiwa. Setidaknya inilah tempat-tempat eksotis yang sudah pernah EYD kunjungi, masih banyak lagi yang belum terjamah oleh EYD.

Saat perjalanan kami tim Road Warriors lumayan seru akhirnya bisa merasakan sekaligus menjajal menantangnya akses ke Danau Maninjau yang dikenal dengan sebutan Kelok 44. Wow bener-bener kelokan sempit dan tajam yang berjumlah 44, sangking ekstrimnya hampir setiap kelokan, maka jalur ini tidak bisa dilewati bis-bis besar semacam bis pariwisata. EYD kurang tau kalau bis lewat jalur mana untuk menuju Danau Maninjau.

Ngarai Sianok

Ngarai Sianok

Trek Kelok 44 ini kita libas 2x, pertama kita untuk turun ke bawah karena sesuai rundown kita makan siang di pinggir Danau Maninjau. Setelah selesai makan dan sholat kita balik lagi naik ke atas mengulang 44 kelokan ekstrim untuk kembali ke Bukit Tinggi. Sebelum turun cuaca masih mendung-mendung berat, begitu waktu balik naik ke atas turun hujan agak ringan. Jadilah pengalaman melibas Kelok 44 semakin seru. Yamaha Soul GT yang EYD tumpaki cukup bisa diandalkan handlingnya, cuma kalau untuk rebah di setiap tikungan gak terlalu pede mengingat ban kecilnya. Tapi setidaknya rombongan Matic bisa mengungguli motor sport di belakang yang pada main kopling..hihihi.

Next artikel akan EYD share video dari action cam agar mas bro bisa melihat medan ekstrim Kelok 44 ini.

Setelah puas melibas Kelok 44, kita lanjut menuju Bukit Tinggi tapi menyempatkan mampir di lembah Ngarai Sianok. Alamak saat tiba di tempat, betapa indah gugusan tebing tinggi ini, mirip-mirip di film Kera Sakti bentukannya bro sis. Narsis di tempat beginian sudah pasti menjadi menu wajib.

Menjelang sore jam 5 akhirnya kita tiba juga di Bukit Tinggi, apalagi yang dicari kalau bukan icon kota Padang. Yaps, kita foto-foto dulu di depan jam Gadang. Rame banget pengunjung disini, kebetulan Sabtu sore mungkin warga sini juga ingin berkumpul santai.

Last kalau menyaksikan segala keindahan alam di Sumatera Barat ini EYD hanya bisa bertasbih memuji kebesaran Allah. Indonesia itu sangat indah, sudah sepantasnya kita orang Indonesia bersyukur dengan tidak merusak alam. Nantikan next artikel video-video shoot keindahan Sumatera Barat dari EYD bro sis, cekidot galeri fotonya, semoga bermanfaat.

This entry was posted in Objek Wisata and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *