Jadwal harian untuk membentuk etos kerja karyawan yang sukses (sebuah model)

jadwal harian ramadhan

pic from susiafra.wordpress.com

Salam sejutaumat, mas bro sekalian mulai hari ini EYD akan banyak menulis hal-hal seputar spirit kehidupan, cerita inspirasi dan berbagi hal-hal yang positif yang dapat bermanfaat bagi pembaca warung blog. Banyak sekali pengalaman hidup baik yang dialami EYD sendiri maupun lingkungan sekitar yang setiap kejadian dan peristiwa selalu menarik untuk diambil hikmah dan pembelajaran.


Mengawali artikel perdana ini EYD coba sharing tentang sebuah model etos kerja seorang karyawan yang sukses. Sukses disini tidak melulu hanya dilihat dari sisi materi namun bagaimana karakter seseorang terlihat begitu kuat menyeimbangkan antara kehidupan dunianya dengan bekal kehidupan akhiratnya. Jika anda saat ini adalah seorang karyawan yang sedang bekerja di sebuah perusahaan, maka etos kerja ini penting untuk dimiliki. Agamapun mengajarkan untuk setiap kita memiliki etos kerja yang baik sehingga dapat menjadi manfaat bagi perusahaan setiap pekerjaan yang dilakukan.

Banyak cara yang bisa diusahakan untuk memiliki karakter etos kerja yang baik, salah satunya lewat disiplin mengelola waktu. Ada alokasi 24 jam dalam sehari waktu yang Allah berikan kepada kita untuk berbuat, bersikap dan memanage waktu untuk mengerjakan apa-apa yang terbaik yang mampu kita lakukan dalam fungsi individu ditengah lingkungannya masing-masing. Bagaimana memulai untuk dapat mengelola waktu dengan baik, tentunya harus direncanakan, dijadwalkan dan dijalankan dengan penuh kedisiplinan.

Jadwal harian bisa dibuat untuk menjadi alat pengelola waktu yang baik, dan kebetulan EYD sejak dari SMP sudah terbiasa dengan hal ini. Membuat jadwal harian yang di tempel di dinding kamar sendiri, membuat kegiatan setiap harinya selalu teratur dan lama-lama setelah dijalankan menghasilkan sebuah karakter untuk selalu “tepat waktu”.

EYD coba share sebuah jadwal harian yang mungkin bisa dicontoh dan dikembangkan sesuai gaya masing-masing, contoh ini menampilkan sebuah jadwal harian karyawan muslim dimulai dari Ia bangun tidur hingga tidur lagi. Memang terlihat seperti anak sekolah saja waktu pakai diatur-atur, tapi ternyata jadwal harian ini masih tetap relevan dan terpakai di usia kita berapapun untuk mendapatkan predikat kehidupan yang sukses dan lebih baik.

Jam 02.00 alarm terdengar, Ia mulai terbangun dari tidurnya, kemudian segera mengambil wudhu dan melaksanakan ibadah qiyamul lail entah itu sholat Tahajud maupun sholat Taubat dengan durasi setengah jam sudah cukup. Jam 03.00 Ia lanjutkan dengan membaca Al-Quran dan tilawah kurang lebih setengah jam. Jam 03.30 sampai jam 04.30 menjelang Subuh Ia gunakan untuk membaca-baca buku bacaan atau artikel di internet untuk menambah wawasan, atau jika Ia seorang blogger Ia akan luangkan waktu untuk menulis artikel sambil menunggu beduk Subuh.

10 menit menjelang sholat Subuh Ia bergegas mandi, lalu ambil air wudhu dan beranjak langsung ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat Subuh secara berjamaah. Jam 05.15 setelah pulang dari masjid Ia mempersiapkan segala sesuatunya untuk berangkat kerja, sang istri sudah menyiapkan sarapan yang sudah dihangatkan. Jam 6.00 Ia pun berangkat ke kantor, jam 8.00 Ia tiba di kantor dan memulai aktivitas pekerjaanya di pagi itu.

Jam menunjukkan jam 9.00, Ia izin sebentar untuk melaksanakan sholat Dhuha 4 rakaat, kurang lebih 20 menit Ia kembali melanjutkan aktivitas pekerjaaanya.

Sekitar jam 12 kurang adzan terdengar dan sekalian masuk waktu istirahat, Ia pun bergegas turun ke Mushola untuk melaksanakan sholat Zuhur berjamaah, setelah itu dilanjutkan dengan makan siang. Jam 13.00 Ia kembali ke ruang kantor kembali bercengkrama dengan tugas-tugasnya dan teman kantor.

Jam menunjukkan jam 15.15 saat Ia sedang berada di tengah meeting terdengar suara adzan masuk waktu sholat Asar. Ia pun minta izin ke pimpinan meeting untuk bisa menunaikan ibadah sholat dulu, setelah mendapatkan izin, Ia bergegas turun ke Mushola menunaikan ibadah sholat Asar berjamaah.

Jam menunjukkan pukul 17.00, Ia mulai membereskan dan merapikan pekerjaan-pekerjaan tersisa, Ia buat todo-list pekerjaan-pekerjaan yang belum tuntas untuk bisa ditangani esoknya. Jam 17.30 Ia pun beranjak meninggalkan kantor untuk pulang ke rumah.

Di tengah perjalanan, terdengar adzan Maghrib sudah mulai berkumandang, Ia pun membelokkan kendaraannya ke Masjid terdekat untuk bisa menunaikan ibadah sholat Maghrib berjamaah. Setelah sholat Maghrib berjamaah, Ia lanjutkan kendaraannya menuju rumah.

Pukul menunjukkan 19.00 tapi jarak ke rumah masih jauh, Ia mendengar suara adzan Isya sudah berkumandang, maka Ia kembali lagi mencari masjid terdekat untuk bisa menunaikan sholat Isya secara berjamaah. Setelah 20 menit berada di masjid, Ia pun melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

Tepat pukul 20.00 Ia tiba di rumah disambut salam hangat sang istri yang sudah menyiapkan teh manis hangat. Setelah badan terasa dingin dari perjalanan Ia pun bergegas mandi. Jam 20.30 – 21.30 Ia gunakan untuk bercengkrama dengan anak-anak dan istrinya di ruang tamu sambil menonton TV. Saling bercerita tentang apa-apa kabar dari kantor, dari sekolahan anak dan juga cerita di rumah hari ini oleh istri tercinta.

Jam 21.30 Ia menyuruh anak-anaknya untuk tidur di kamar dan Ia pun mulai mengajak sang istri untuk beristirahat lebih awal agar bisa terbangun di sepertiga malam bermunajat kepada Allah kembali.

4-5 jam tidur di waktu malam itu sudah cukup bagi tubuh kita untuk kembali fit dan sesuai dengan sunnah Rasul untuk menghidupkan sepertiga malam (sedikit tidur). Jadi jika anda ingin bisa fit terbangun di jam 2 pagi maka jam 9 atau paling telat jam 10 pastikan sudah tidur lebih awal.

Dari sampel jadwal harian tadi pesan yang mau disampaikan adalah bahwa segala aktivitas kegiatan apapun kita, hendaknya 5 waktu sholat wajib selalu dijadikan sebagai pit stop dalam memanage waktu. Jadi apapun rencana kita, apapun agenda kita hari ini, alokasikan waktu khusus untuk dapat mengerjakan sholat di awal waktu. Insyallah dengan menomorsatukan panggilan Allah, derajat kita akan semakin ditinggikan Allah. Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Inspirasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Jadwal harian untuk membentuk etos kerja karyawan yang sukses (sebuah model)

  1. allen says:

    Alhamdulillah, terima kasih informasinya, sebagai pengingat untuk diri sendiri..

  2. terima kasih untuk inspirasinya untuk saya pribadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *