Tips dan Ide Merancang Aktivitas Bermain untuk Anak

Merancang Aktivitas Bermain untuk Anak

Salam sejutaumat, sesekali ingin menulis seputar pendidikan buat anak nih sob, mendidik tidak melulu belajar menghitung atau membaca, lebih luas dari itu. Kali ini Sejutaumat ingin membagikan beberapa kiat dan ide praktis untuk sobat yang sedang bingung mencari aktivitas bermain untuk si kecil yang tidak melibatkan layar ponsel atau tablet. Kalau si kecil cepat bosan, yuk simak cara dan ide merancang aktivitas untuk si kecil.

Prinsip dasar merancang kegiatan bermain untuk si kecil

  • Pilih aktivitas yang seru dan bersifat mendidik. Mendidik di sini bukan hanya berarti belajar berhitung atau membaca, tetapi juga belajar mandiri, membuat keputusan sendiri, dan menjelajahi kreativitas.
  • Jangan takut kotor. Beberapa aktivitas akan menyebabkan berantakan di rumah, tapi tidak perlu khawatir terkena cipratan cat atau coretan tinta karena cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju tidaklah sulit. Manfaat yang anak dapatkan dari kegiatan-kegiatan ini jauh lebih banyak.
  • Gunakan kesempatan ini untuk menjalin ikatan dengan anak. Salah satu manfaat merancang aktivitas untuk anak adalah Anda bisa mengambil bagian dalam keseruannya.

Nah, setelah mengetahui tips-tips di atas, kami punya beberapa ide aktivitas yang bisa Anda lakukan di rumah dengan si kecil.

1. Membuat slime sendiri

Si kecil suka penasaran dengan benda lengket satu ini? Dengan bantuan Anda, dia bisa membuatnya sendiri, loh.

Cara membuat slime di rumah dengan susu cair dan tepung maizena:

  • Panaskan susu cair di dalam panci sambil diaduk-aduk. Perhatikan agar susu tidak sampai mendidih.
  • Setelah susu mulai panas, masukkan bubuk vanili sambil terus diaduk.
  • Masukkan 1¼ sendok makan tepung maizena sedikit demi sedikit. Atur kekentalan sesuai keinginan Anda – tambahkan susu jika terlalu kental atau tepung maizena jika kurang kental.
  • Angkat adonan setelah mendidih dan diamkan hingga dingin.
  • Kemudian, tambahkan pewarna makanan dan campur hingga merata.
  • Slime siap digunakan. Jika sedang tidak digunakan, simpan dalam wadah plastik atau kaca yang tertutup rapat.

2. Menciptakan karya seni

Melukis atau menggambar memang bukan sesuatu yang baru, tapi ada alasan kegiatan ini masih dianjurkan oleh para pakar perkembangan anak: manfaatnya besar sekali. Selain menstimulasi daya imajinasinya, melukis atau menggambar juga baik untuk kesehatan psikologis dan perkembangan saraf motorik si kecil.

Tips untuk mendorong si kecil melakukan kegiatan melukis atau menggambar:

  • Beri dia pilihan dengan menyiapkan berbagai peralatan—misalnya cat air, tinta, krayon, kanvas, kertas poster, dan sebagainya. Dengan demikian, si kecil bisa belajar membuat keputusannya sendiri.
  • Siapkan tempat tersendiri untuknya. Alasi lantai dengan koran atau plastik untuk mempermudah Anda membersihkan lantai. Lengkapi diri Anda dengan pengetahuan cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju, lantai, atau sofa.
  • Anda bisa membingkai beberapa karyanya dan memajangnya di rumah. Dengan melihat karyanya dipajang, si kecil akan merasa bangga dan percaya diri.

3. Merawat kebun kecil di rumah

Merancang Aktivitas Bermain untuk Anak

Jika si kecil sering penasaran dari mana asal sayur dan buah yang Anda beli, Anda bisa menunjukkan padanya bagaimana tanaman tumbuh. Selain itu, berkebun kecil-kecilan juga bisa memotivasi si kecil untuk makan sayur dan buah karena yang dia hasilkan sendiri tentu lebih menarik (dan enak) daripada yang dibeli di pasar.

Beberapa ide untuk kebun si kecil:

  • Bawang merah atau bawang putih. Jangan buang bawang yang sudah mulai tumbuh. Siapkan kaleng susu, masukkan tanah dan kompos, dan tanam bawang merah atau putih, lalu letakkan di tempat yang mendapat banyak sinar matahari. Jika si kecil menyiramnya tiap hari, dia akan mulai melihat pucuknya dalam beberapa hari.
  • Kentang. Masukkan kentang ke dalam segelas air – gunakan tusuk gigi agar kentang terendam setengahnya saja. Ketika pucuknya mulai tumbuh, pindahkan ke dalam kaleng atau pot ukuran besar yang sudah diisi dengan tanah dan kompos. Anda dan si kecil bisa panen kentang dalam 100 – 140 hari.
  • Stroberi. Ambil semua biji dari satu buah stroberi dan masukkan ke dalam toples atau kaleng berisi tanah dan kompos. Letakkan di tempat yang mendapat bayak sinar matahari dan minta si kecil menyiramnya tiap hari.

Rasa ingin tahu anak sangatlah besar, jadi jika Anda bisa merancang kegiatan yang menjawab rasa penasarannya, dijamin dia akan bersenang-senang. Selain itu, Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkannya banyak hal, di antaranya membereskan peralatannya setelah selesai dipakai. Yang terpenting dalam merancang kegiatan untuk anak adalah bagaimana si kecil bisa bermain sambil belajar, yang tentu saja jauh lebih baik daripada duduk di depan TV atau komputer.

This entry was posted in Keluarga and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *