Hindari Pakaian-Pakaian Ini Saat Menghadiri Wawancara Kerja

Hindari Pakaian-Pakaian Ini Saat Menghadiri Wawancara

Salam Sejutaumat, ketika dipanggil wawancara, tentu ada beberapa persiapan yang perlu sobat lakukan. Mulai dari menyiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan umum, hingga menyiapkan pakaian untuk dikenakan di hari H.

Penelitian menunjukkan bahwa hal yang pertama yang orang perhatikan ketika pertama kali bertemu adalah penampilan. Oleh sebab itu, untuk bisa meninggalkan kesan positif, perhatikan pakaian yang Anda kenakan dalam wawancara! Berikut ini jenis-jenis pakaian yang harus Anda hindari.

  1. Pakaian yang kotor atau bernoda
    Sebagus apa pun pakaian Anda, jika kotor atau bernoda, Anda akan terlihat ceroboh dan tidak teliti! Tentu saja Anda tidak ingin hal ini terjadi, apalagi jika posisi yang Anda inginkan mewajibkan Anda untuk memiliki perhatian yang tinggi terhadap detail. Perhatikan secara cermat baju yang ingin Anda pakai, terutama yang sudah lama terlupakan di lemari.Jika bernoda, jangan langsung berputus asa. Sebagian besar noda bisa dihilangkan, kok, selama Anda tahu caranya. Misalnya saja, coba simak cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju yang dijelaskan di sini.
  2. Pakaian yang sudah kekecilan atau kebesaran
    Berat badan kita berubah-ubah, jadi besar kemungkinan baju kesayangan Anda dari setahun yang lalu sudah kekecilan atau kebesaran. Selain itu, hal ini bisa terjadi jika Anda pernah mencucinya dengan air yang terlalu panas atau dingin.Coba beberapa hari sebelumnya untuk memastikan bahwa pakaian tersebut masih pas di badan Anda. Jika sudah kekecilan atau kebesaran, jangan paksakan mengenakannya. Anda akan merasa tidak nyaman, dan hal ini bisa memengaruhi wawancara secara negatif.
  3. Pakaian yang terlalu kasual
    Sekalipun menghadiri wawancara di sebuah perusahaan start-up atau yang sudah terkenal sebagai perusahaan yang dinamis, hindari mengenakan celana denim dan sepatu kets! Nasihat yang sama berlaku pula meskipun panas sedang terik-teriknya. Anda sebaiknya mengenakan pakaian yang formal dan rapi: kemeja atau blus, celana atau rok, dan blazer atau jas. Berikan kesan bahwa Anda tidak menganggap remeh wawancara ini.
  4. Pakaian yang terlalu meriah
    Anda tentu saja boleh mengenakan baju bermotif, tetapi perhatikan agar warna dan polanya tidak terlalu meriah hingga mengalihkan perhatian si pewawancara dari Anda. Untuk wawancara, pakaian yang berwarna sederhana selalu merupakan pilihan yang lebih baik. Selain itu, hindari pula baju-baju yang berpotongan terlalu “menarik”. Pilih pakaian berpotongan klasik.
  5. Pakaian yang tidak nyaman dipakai
    Model yang terlalu merepotkan, label kemeja yang gatal, atau bahan blus yang bikin gerah—tinggalkan semua ini di rumah! Pilihlah pakaian yang nyaman dipakai dan tidak membuat Anda gelisah. Keberhasilan wawancara Anda tergantung pada kondisi psikologis Anda. Ketika pakaian Anda membuat Anda tidak nyaman, gerah, atau gatal-gatal, Anda tidak akan bisa berkonsentrasi penuh.

Nah, demikianlah jenis-jenis pakaian yang harus Anda hindari ketika menghadiri wawancara kerja. Selain untuk meninggalkan kesan yang baik, berpakaian yang rapi juga bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Anda tidak harus membeli baju baru. Cobalah memperbaiki atau menghilangkan noda di baju lama agar terlihat baru kembali. Cari cara mengatasi berbagai jenis noda sudah tersedia di Internet, misalnya cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju. Anda juga bisa meminjam baju dari saudara atau teman dekat. Jika memang perlu membeli baju baru, anggaplah pengeluaran ini sebagai investasi yang akan mudah terbayar ketika Anda mendapatkan pekerjaan tersebut.

This entry was posted in Kebersihan and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Hindari Pakaian-Pakaian Ini Saat Menghadiri Wawancara Kerja

  1. hllo mr how are you ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.